aku tahu kau mau

Kali ini kaki kaki itu membelai belai lantai kayu tua

Yang membalas dengan dentuman lembut tertahan

Sampai si empu kakinya memanggilnya kembali

Deritan anggun, dialog yang sempurna

Lalu Ia mengayun ayunkan tangannya ke awan

Bagian ini selalu menarikku ringan ke desahan napasnya

Yang naik turun seperti alunan lagu

Oh aku merasa seperti telanjang di tumpukan gumpalan kapas

Oh aku… ciut sekujur tubuhku saat berada di ketinggian dunia

Oh aku melambung seperti bulu ringan menanti jatuh di pangkuanmu

Matahari masih tertidur pulas, jangan kau gubris dia

Aku ingin mendengar ceritamu semalam suntuk

Ayo berbagi keringat asam manis ini denganku.

Aku tahu kau mau.

november 16th mimpi siang bolong. 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.