love is written all over us: ijust didnt see it yet
Datang dengan tangan kosong kedua orang asing ini
Pulang berbekalkan lebih dari ingatan akan wajah
Masing masing menyisipkan hadiah terindah utk yang laen
Dua orang asing yg berbagi..
Mungkin tak terlalu asing lagi?
—————————————————————————————————————————–
Love is written all over us, I just didn’t see it yet.
Hadiah titipan satu hari akhirnya tumbuh megar sampai nanti, idealnya sampai mati.
Berawal dari melabuhkan gundah hati ke sepasang telinga
Tak terlalu asing dan sungkan lagi dua orang ini untuk meminjam bahu , tangan, kaki, dan waktu.
Yang terakhir adalah anugrah Tuhan, dan yang paling ajaib.
Setiap malam kamis tiba, dua pasang kaki berjalan memutari ring es yang licin
Berkeliling sampai yang kesekian kali, menatap langit dan hamparan air yang itu juga
Namun selalu menarik untuk dikaji, dibahas lagi dan dinikmati terus terusan
Sampai beratus ratus menit berputar, masih terus mengalir lancar langkah kaki kaki itu
Yang pria seperti busa menyerap semua banjir emosi si perempuan yang berlebihan
Yang wanita memberi air kepada si pria yang nyaris kaku kekeringan
Mereka berdua merasa kekurangan saat sendirian
Sperti kancing cetet tanpa cocokannya
Tapi setiap malam kamis…
Putarannya selalu menjernihkan pikiran,melegakan hati, membangunkan kembali engsel2 yang sudah kering di keropoki hitamnya kompleksitas hidup dan kekecewaan yang berakar terlalu dalam
Malam kamis menjawab semua pertanyaan pesimis dunia bahwa: Tuhan itu ada!!dan kasihNya nyata.
Mereka berhenti sampai pikiran mereka meluap dan hanya suara hati yang tenang itu
Memanggil manggil mereka pulang utk kembali ke dunia real
Sudah malam! Lekas pulang! Badanmu penat nikmat dan tidurmu bakalan lelap!
Lalu senyum simpul tertahan saat menghadap atap.
Begitulah hari hari tak terhitung dengan jari berlangsung
Fenomena kompleks- anugrah Tuhan saja.