Kamu seperti tanaman rambat…
Menalikan ujung ujung akar kasihmu
Ke dinding relung hatiku yang waktu itu nyaris tumpah ruah
Kamu perlahan lahan menjulurkan daun dan bungamu
Yang tak terlalu harum tapi tulus ke setiap jengkal permukaan hatiku
Seakan bersiaga untuk menadah seluruh serpihan hebat yang akan ambruk seketika itu juga
Akarmu merengkuh semakin dalam,
walaupun hati yg kau tunggangi tak memberi setetes air pun
Sampai disaat fondasi hatiku hampir roboh terhempas lunglai
Akar akarmu mencengkram lembut, memplesteri setiap luka bocor yang parah
Mencoba membuatku tegak berdiri sembari menyodorkan obat dempulan untuk dinding yang sudah tak mulus lagi.
Fondasi yang kokoh hilang sekejap , dan aku hidup bergantung pada akarmu
Sampai suatu saat ketika semua kembali baik adanya
Kamu telah menyatu dalam fondasi dinding hatiku yang baru
ps: terimakasih untuk menjadi bagian dari rumahku yang baru. rumah kita berdua. kali ini aku berani bilang seyakin yakinnya dalam seluruh kesadaranku Aku sayang kamu!
mumu